Buket Kerajinan Laris Saat Musim Wisuda

Buket Kerajinan Laris Saat Musim Wisuda

Fatma Alfiyana, Naafia Ika Sari, dan Nurul Aini Unesa Sosiologi siswa membuat karangan saku. buket ini sebagian besar untuk kelulusan dijual antara Rp 20-200.000.  Mulai dari kejenuhan dengan tesis, Fatma dan teman-temannya menemukan kegiatan hanya untuk sekedar menyegarkan.Melihat buket dicintai oleh rakyat, terutama di kalangan mahasiswa akhirnya mendapat ide untuk melakukan upaya sekrang buket seperti ini.

Buket Kerajinan Laris Saat Musim Wisuda

Buket Kerajinan Laris Saat Musim Wisuda
Buket Kerajinan Laris Saat Musim Wisuda

“Sekarang, do-ramenya membuat kerajinan. Akhirnya, saya dan dua teman-teman saya memiliki ide untuk membuat karangan ini. Selain permintaan pasar bisnis ini juga hanya sebagai menyegarkan seperti yang saya dan teman-teman lagi tesis pusing. Nama produk kami ‘Naafani’ sendiri berasal dari nama kami Yati NAAFI, Fatma, dan Nurul Anini, “kata Fatma, saat wawancar.

Saat Fatma dan teman-temannya hanya menyediakan makanan ringan dan karangan bunga buket. Bahan untuk membuat sebuah karangan bunga dapat ditemukan di Surabaya. Namun, kain untuk latar belakang bouquet Fatma, Naafia dan Nurul melihat langsung ke dalam kain Sidoarjo dan Jombang. Tujuan mencari kain langsung dari Sidoarjo dan Jombang adalah untuk mencari kain kualitas, karena kualitas dan kepuasan pelanggan dari produk yang bersangkutan. Proses pembuatan memakan waktu sekitar 30 menit untuk ukuran normal hingga 1 jam minggu untuk ukuran besar.

“Apa yang membedakan produk kami dengan yang lain dalam hal kualitas dan model. Dalam hal kualitas kami sangat berhati-hati dalam proses manufaktur, sehingga hasil akhir dari karangan kami bisa sangat rapi. Kalau dari segi model yang kita miliki adalah besar ember model unggulan seluas 200 cm, “kata Fatma.

Harga setiap buket tergantung pada ukuran dan jumlah makanan ringan. Mulai dari Rp. 20 ribu untuk sebagian besar karangan kecil dan Rp. 200 ribu untuk ukuran terbesar. Untuk isi dari pelanggan buket dapat memutuskan untuk diri mereka sendiri. Untuk pemasaran Fatma, NAAFI dan Nurul hanya melalui online saja, yaitu melalui instagram akun.

Inovasi untuk masa depan Fatma bersama dengan dua temannya ingin membuat berbagai macam karangan bunga lain seperti karangan bunga dan boneka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *